Lokasi Mushola An-Nur MTs Aqidatunnajin
LINGGA, (CNK) – MTs Aqidatunnajin kembali menggelar kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) bagi siswa kelas IX dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang memperkuat keimanan dan kebersamaan. Dilaksanakan di Mushola An-Nur MTs Aqidatunnajin, Jum’at (13/3/2026).
Kegiatan diawali dengan khatam Al-Qur’an yang diikuti seluruh warga madrasah bersama keluarga besar Yayasan Pendidikan Kemajuan Lingga (YPKL). Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan kultum menjelang berbuka puasa, buka puasa bersama, serta salat Magrib berjamaah.
Pembina kegiatan selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Ustadz Diki Ferdian, S.H menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang tetap berpartisipasi dalam kegiatan tersebut di tengah kesibukan mereka.
“Apresiasi untuk siswa kelas IX yang tetap hadir dalam kegiatan Mabit ini. Malam ini kita berkumpul untuk membina iman dan takwa, sesuatu yang tidak semua orang bisa rasakan,” ujarnya.
Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus Yayasan Pendidikan Kemajuan Lingga, di antaranya Ketua Yayasan Muhammad Amin, S.HI, Pembina Yayasan Said Ibrahim, S.Pd., M.Pd, Sekretaris Yayasan Armain, S.Pd.I, Bendahara Yayasan Muhammad Solihin, S.E, serta para pengawas yayasan Andy, S.E,, Hanggah Syah Putra, S.Pd dan Novriandy, S.T.
Dalam sambutannya, Muhammad Amin, S.HI mengajak para siswa untuk mengikuti kegiatan Mabit dengan sungguh-sungguh agar dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Ikuti kegiatan ini semaksimal mungkin agar dapat menambah keimanan dan tetap patuh kepada orang tua,” pesannya.
Sementara itu, Kepala MTs Aqidatunnajin Daik, Syafrini Zein, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama tahun ini menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya dilaksanakan secara bersama oleh seluruh warga yayasan dan madrasah.
“Biasanya buka puasa bersama hanya dilakukan per kelas. Tahun ini menjadi yang pertama dilakukan secara berjamaah oleh seluruh warga madrasah. Kegiatan diawali dengan khatam Al-Qur’an, sambutan, kultum menjelang berbuka, kemudian buka puasa bersama dan salat berjama’ah,” jelasnya.
Setelah rangkaian tersebut, siswa kelas VII dan VIII diperbolehkan pulang, sedangkan kegiatan dilanjutkan dengan Mabit khusus bagi siswa kelas IX bersama majelis guru.
Ustadz Diki Ferdian, S.H juga menjelaskan strategi yang digunakan sehingga para siswa mampu menyelesaikan lima kali khatam Al-Qur’an secara bersama.
“Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari sekitar 10 orang. Setiap kelompok membaca 1 hingga 2 juz, dan pembagian kelompok disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa,” terangnya.
Bagi para siswa, kegiatan ini menjadi pengalaman yang berkesan. Salah satu peserta Mabit, Arsylla Rachmanza Balqis mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut bersama teman-temannya.
“Senang dan seru bisa berkumpul dengan teman-teman. Kami sudah menunggu momen mabit sejak kelas VII. Kegiatan ini membuat kami semakin dekat satu sama lain,” ungkapnya.
Kegiatan Mabit ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi tahunan di MTs Aqidatunnajin sebagai sarana pembinaan karakter, peningkatan iman dan takwa, serta mempererat kebersamaan di lingkungan madrasah.
Penulis: Nurul Eka Oktalisa
![]()







































