Muara Enim – seringnya listrik padam di RT 14 Desa Tegal Rejo akibat tegangan listrik sering menurun dan tidak normal rata rata 150 – 160 voltase, akhirnya alat alat elektronik warga banyak yang rusak.
CAHAYANEWSKEPRI.COM – Menurut manager PLN Egi Nugroho, apa yang disampaikan masyarakat RT 14 Desa Tegal Rejo terkait seringnya listrik padam dan banyaknya alat alat elektronik warga yang rusak sejak tahun 2021 sudah direspon dan diusulkan ke PLN pusat.
Setelah tahun 2023 usulan tersebut baru bisa direspon dan dikabulkan, saat ini sudah dipasang jaringan serta pemasangan trafo untuk menambah daya agar spaning menjadi stabil sehingga masyarakat tidak merasa keluh kesah lagi dengan adanya pemasangan trafo tersebut.
Dikatakan Egi Nugroho “mudah mudahan setelah selesai pemasangan jaringan dan penambahan trafo, masyarakat RT 14 tidak akan mengalami mati listrik terkecuali ada hal hal tertentu yang dapat menggangu terjadi kerusakan trafo.
Sementara disampaikan Kepala Desa Tegal Rejo Teguh Priono, kami hanya menyampaikan keluhan warga RT 14, karena seringnya mati lampu, aspirasi masyarakat tentu akan ditindak lanjuti dan disampaikan kepada pihak terkait, dalam hal PLN.
“Untuk itu kepada pihak PLN, kami berharap keresahan warga RT 14 agar direspon dan ditindaklanjuti karena mereka ini merupakan konsumen PLN untuk diperhatikan, jangan hanya jika mereka terlambat membayar, lantas diberi surat peringatan bahkan mengancam akan diputus aliran listrik mereka,” demikian tegas Kades Tegal Rejo.
Juga diungkapkan Ketua BPD Tegal Rejo H. Maryanto, pemerintahan ini tempat warga mengadakan keluh kesah, makanya hal ini ditanggapi dengan serius karena itu merupakan kenyataan yang dirasakan warga RT 14 Desa Tegal Rejo.
“Dengan penjelasan yang disampaikan pihak PLN, agar warga RT 14 dapat memahami kendala yang dialami selama ini, dan dapat menyampaikan informasi ini yang jelas dan benar, jangan sampai gagal faham akan menambah keresahan bagi warga,” jelas Maryanto.
“Menjalin kerjasama antar petugas keamanan dan ketertiban masyarakat, ini yang selalu ditanamkan kepada warga, untuk menjalin kebersamaan dalam menciptakan kondosifitas lingkungan, menciptakan ketentraman sehingga masyarakat merasa nyaman dan aman,” tegas Diky Zulkarnain.
Dari pihak yang mempunyai kewenangan dalam keamanan dan ketertiban masyarakat, Diky Zulkarnain selaku Babinsa Desa Tegal Rejo, dirinya bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban masyarakat serta keselamatan warga, jika sering lampu mati, maka tugasnya akan menjadi hambatan.
Hadir dalam acara ini, Manager PLN Egi Nugroho, Kapolsek Lawang Kidul diwakili Bhabinkamtibmas Fajri, Kades Tegal Rejo Teguh Priono, Ketua BPD H. Maryanto, Babinsa Diky Zulkarnain, Bhabinkamtibmas Ferry, para Kadus dan Ketua RT Edi Gunawan, dan masyarakat RT 14 Desa Tegal Rejo. (CNK/Darwis/Rezka)
![]()





































