SUSU – Rehab ruang kelas di dua Sekolah Dasar Negeri (SDN) menggunakan material bekas bangunan yang sudah dibongkar.
CAHAYANEWSKEPRI.COM – Material bekas yang digunakan yakni rangka kayu pada bagian atap yang telah dibongkar lalu digunakan kembali setelah dipilah.
Namun tidak semua bangunan sekolah menggunakan material bekas, ada juga yang mengganti dengan material yang baru seperti dengan menggunakan rangka baja ringan.
Keterangan warga di sekitar, bahwa bangunan SDN Bukit Rata mengatakan, bangunan yang dikerjakan ini adalah bangunan yang dibangun sejak tahun 1981 silam.
Berarti material bangunan yang digunakan kembali juga sudah tua sehingga banyak material sudah tampak keropos.
Terpisah kepala bidang (Kabid) SDN di Langkat, Alexander S.Pd saat dikonfirmasi CNK.COM perihal proses pengerjaan pembangunan SDN 056033 Paya Tampak dan SDN 058238 Bukit Rata Kecamatan Pangkalan Susu, Selasa (3/9/2024) dirinya akan memberitahukan infomasi tersebut kepada Kasi Sarpas dan dirinya akan cek langsung ke lapangan.
“Kita akan cek terlebih dahulu kebenarannya info tersebut dan akan turun ke lokasi pengerjaan rehab berat sekolah dasar negeri (SDN). Kita akan laporkan hal ini kepada pihak Sarpas untuk menindaklanjutinya,” kata PLT Kabid SDN Alexander kepada CNK.Com.
Sementara Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sarpas) Bidang SDN Disdikbud, Supriadi membenarkan penggunaan material bekas di dua bangunan ruang kelas belajar di SDN Bukit Rata dan SDN Paya Tampak, Kecamatan Pangkalan Susu, pihak kontraktor masih menggunakan. Material kayu bekas bongkaran.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan material bekas ini sudah sesuai dengan rincian anggaran biaya (RAB) kegiatan proyek tersebut.
“Yang rusak seperti tampak diatas bangunan ini harus diganti kayunya karena sudah buruk. Meskipun di RAB membolehkan menggunakan penggunaan material bekas kembali. Tetapi kayu yang sudah tidak bagus harus diganti,” ujarnya.
Bahkan, dalam pengerjaan pihak kontraktor tidak pasang plank proyek di lokasi kerja. Meskipun pengerjaan sudah hampir rampung, namun pihak kontraktor tanpa sama sekali pasang plank proyek saat pengerjaannya. [Joko Purnomo]
![]()





































