CAHAYANEWSKEPRI.COM (CNK) – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran mengklaim berhasil menyerang kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln (CVN-72) menggunakan drone tempur canggih buatan dalam negeri.
Serangan tersebut diklaim memaksa kapal induk kebanggaan Amerika itu menjauh dari wilayah perairan strategis di sekitar Selat Hormuz, jalur pelayaran vital dunia yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab.
Menurut pernyataan resmi dari Markas Besar Pertahanan Udara Iran Khatam al-Anbiya Air Defense Base, kapal induk AS itu sebelumnya berada sekitar 340 kilometer dari perairan teritorial Iran di Laut Oman.
“Kapal induk USS Abraham Lincoln yang mendekati wilayah tersebut dengan tujuan mengendalikan Selat Hormuz telah dihantam drone Angkatan Laut IRGC,” demikian pernyataan yang dikutip dari media Iran Tehran Times, Jum’at (6/3/2026).
Dalam pernyataan itu juga disebutkan bahwa kapal induk yang dikawal sejumlah kapal perusak tersebut kemudian bergerak menjauh hingga lebih dari 1.000 kilometer dari kawasan tersebut.
Iran menyebut langkah mundur armada Amerika itu sebagai bukti bahwa negara tersebut masih memiliki kendali strategis atas jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Ketegangan ini disebut-sebut merupakan respons Iran terhadap operasi militer Amerika sebelumnya yang menargetkan kapal induk drone Iran Shahid Bagheri pada akhir Februari lalu.
Ini bukan kali pertama Iran mengklaim menargetkan kapal induk Amerika tersebut. Pada Februari 2025, IRGC juga menyatakan telah membidik USS Abraham Lincoln menggunakan empat rudal balistik.
Namun, pihak militer Amerika melalui United States Central Command (CENTCOM) membantah klaim tersebut. Washington menegaskan kapal induk mereka tetap beroperasi normal di kawasan Teluk Oman dan tidak mengalami serangan seperti yang diklaim Teheran.
Meski demikian, perang narasi antara Washington dan Teheran kembali memperlihatkan betapa sensitifnya kawasan Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar sepertiga perdagangan minyak dunia. (R01-WIS)
![]()







































