STABAT, (CNK) – Dalam era modern seperti saat ini,Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Langkat terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan transportasi melalui berbagai inovasi.
Kebutuhan masyarakat akan layanan transportasi yang efisien dan aman semakin meningkat.
Oleh karena itu, Dishub Langkat mengambil langkah-langkah strategis untuk memenuhi harapan publik.
Hal ini di katakan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Langkat, Arie Ramadhany, S.IP, M.SP, kepada awak media, Sabtu (14/03/2026).
Kata Arie, salah satu inovasi yang diterapkan oleh Dishub Langkat adalah penggunaan teknologi digital dalam sistem pelayanan transportasi.
Menurutnya, dengan mengembangkan aplikasi berbasis mobile, masyarakat sekarang dapat dengan mudah mengakses informasi mengenai jadwal angkutan umum, rute perjalanan, serta tarif yang berlaku.
“Hal itu tidak hanya mempermudah pengguna, tetapi juga meningkatkan transparansi dari layanan yang diberikan,” katanya
Sebagai contoh, sambungnya, sejumlah warga di Langkat kini dapat memanfaatkan aplikasi tersebut untuk merencanakan perjalanan mereka menuju kota Medan tanpa harus menunggu lama di pangkalan angkutan.
“Dengan adanya aplikasi ini, membuat perjalanan menjadi lebih efisien dan mengurangi waktu tunggu yang sebelumnya sangat mengganggu,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, inovasi lain yang ada di Dishub Langkat adalah fokus pada peningkatan infrastruktur transportasi.
Dimana, Dishub Langkat berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan dan fasilitas umum yang mendukung transportasi.
“Dengan infrastruktur yang lebih baik, diharapkan kemacetan dapat diminimalisasi dan keselamatan pengguna jalan dapat ditingkatkan,” bebernya.
Ia menjelaskan bahwa, contoh konkret dari upaya ini adalah perbaikan jalan utama yang menghubungkan beberapa desa dengan pusat pemerintahan.
“Dengan kondisi jalan yang lebih mulus, transportasi barang dan penumpang menjadi lebih lancar, sehingga menunjang perekonomian lokal,” imbuhnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, sebagai bagian dari inovasi yang berorientasi pada keselamatan, Dishub Langkat juga meluncurkan program edukasi mengenai keselamatan berkendara.
Kegiatan ini mencakup sosialisasi di sekolah-sekolah dan komunitas tentang pentingnya menggunakan helm, sabuk pengaman, dan disiplin dalam berlalu lintas.
“Melalui program ini, anak-anak dan remaja diajarkan tentang etika berkendara serta bagaimana cara menjadi pengemudi yang bertanggung jawab. Misalnya, dalam acara yang diadakan di salah satu sekolah menengah, siswa diajarkan cara aman menyeberang jalan dan pentingnya tidak menggunakan ponsel saat berkendara,” cetusnya.
Dishub Langkat juga aktif melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan terkait transportasi.
Caranya, melalui forum diskusi dan survei. “Suara masyarakat sangat diperhatikan untuk menemukan solusi terbaik bagi berbagai masalah yang ada. Ini menciptakan rasa kepemilikan di kalangan masyarakat terhadap kebijakan transportasi yang diterapkan,” katanya lagi.
Sebagai contoh, saat ada program perbaikan route angkutan umum, masyarakat dilibatkan untuk memberikan masukan dan saran.
Hal ini tidak hanya mendorong keterlibatan, tetapi juga memastikan bahwa solusi yang diterapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.
Inovasi yang dilakukan oleh Dishub Langkat mencerminkan komitmen untuk menyediakan layanan transportasi yang lebih baik untuk masyarakat.
Dengan memanfaatkan teknologi, meningkatkan infrastruktur, memberikan edukasi, dan melibatkan masyarakat, Dishub Langkat menunjukkan bahwa untuk mencapai sistem transportasi yang efektif, kolaborasi dan inovasi adalah kunci utama.
“Melalui langkah-langkah ini, diharapkan kualitas dan keselamatan pelayanan transportasi di Langkat dapat terus meningkat,” katanya mengakhiri. (As)
![]()






































