CALIFORNIA, (CNK) – Gubernur California, Gavin Newsom, mengecam pernyataan Presiden Donald Trump terkait kenaikan harga minyak yang dinilai menguntungkan Amerika Serikat.
Newsom, yang disebut-sebut sebagai kandidat kuat Partai Demokrat dalam pemilihan presiden 2028, menyindir pernyataan Trump melalui media sosial X.
“Jangan khawatir, Amerika! Harga bensin Anda naik — tetapi Trump menghasilkan banyak uang. Jadi tidak apa-apa,” tulisnya.
Pernyataan tersebut menanggapi unggahan Trump yang menekankan bahwa AS merupakan produsen minyak terbesar di dunia, sehingga kenaikan harga minyak dianggap dapat meningkatkan pendapatan negara.
Di sisi lain, dinamika geopolitik di Timur Tengah turut menjadi sorotan. Seorang profesor dari Universitas Teheran menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel sedang menjalankan apa yang ia sebut sebagai “perang pilihan” terhadap Iran, setelah proses negosiasi dinilai mengalami kebuntuan.
Dalam wawancara dengan Al Jazeera, akademisi tersebut menegaskan bahwa Iran tidak memulai konflik dan menilai kekhawatiran mengenai program nuklir Teheran tidak berdasar.
Ia juga menyinggung klaim Trump beberapa bulan sebelumnya yang menyatakan telah “menghancurkan sepenuhnya program nuklir Iran”.
Menurutnya, solusi diplomatik masih tersedia, namun situasi saat ini dipandang sebagai upaya perubahan rezim yang dinilai menghambat tercapainya kesepakatan damai.
(R01-WIS)
![]()







































