SIAK, RIAU (CNK) – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata di lapangan. Salah satunya dilakukan jajaran Polsek Lubuk Dalam, Polres Siak, yang melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di lahan pertanian Kampung Sialang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung Program Ketahanan Pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan para petani dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Pengecekan berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB hingga selesai di lahan pertanian seluas 0,75 hektare yang ditanami jagung pipil dengan metode monokultur. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, usia tanaman jagung telah mencapai 76 hari dan menunjukkan perkembangan yang cukup baik.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Lubuk Dalam, Bhabinkamtibmas Aiptu Turmudji, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kampung Sialang Baru Susi, serta petani yang mengelola lahan tersebut. Kehadiran seluruh unsur ini menjadi bukti nyata adanya kolaborasi dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian sebagai penyangga ketahanan pangan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, tim juga melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap kondisi tanaman, mulai dari pertumbuhan batang, kondisi daun, hingga kesiapan tanaman menjelang masa panen. Salah satu tahapan yang dilakukan adalah pruning daun, yaitu pemangkasan daun-daun tertentu untuk membantu tanaman memperoleh sirkulasi udara dan pencahayaan yang lebih baik sehingga pertumbuhan tongkol jagung dapat berlangsung secara optimal.
Selain melakukan pengecekan, petugas juga berdialog langsung dengan petani mengenai kondisi tanaman, kebutuhan pupuk, serta langkah-langkah perawatan yang masih diperlukan agar hasil panen nantinya dapat mencapai produktivitas maksimal.
Dari hasil pemantauan tersebut diketahui bahwa tanaman masih memerlukan pemupukan lanjutan dan perawatan secara berkala. Karena itu, tindak lanjut yang akan dilakukan adalah memberikan perhatian terhadap kebutuhan nutrisi tanaman melalui pemupukan yang tepat serta perawatan berkesinambungan guna menjaga kualitas dan kuantitas hasil panen.
Kapolsek Lubuk Dalam menyampaikan bahwa pendampingan terhadap petani merupakan bagian dari bentuk kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah aktivitas pertanian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan motivasi agar petani semakin bersemangat mengembangkan usaha pertanian mereka.
Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan kerja sama seluruh pihak. Dukungan pemerintah, penyuluh pertanian, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam meningkatkan produksi pangan yang berkelanjutan.
Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan memberikan sejumlah masukan teknis kepada petani mengenai pola pemeliharaan tanaman hingga masa panen. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus meminimalkan risiko serangan hama maupun penyakit tanaman.
Para petani menyambut baik kegiatan pengecekan tersebut. Mereka merasa mendapatkan perhatian dan pendampingan sehingga lebih percaya diri dalam mengelola lahan pertanian. Sinergi seperti ini dinilai mampu memberikan semangat baru bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas.
Program ketahanan pangan yang dilaksanakan di Kampung Sialang Baru menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat berjalan dengan baik. Melalui pendampingan yang berkesinambungan, diharapkan hasil panen jagung mampu memberikan manfaat ekonomi bagi petani sekaligus mendukung ketersediaan pangan di Kabupaten Siak.
Dengan adanya monitoring rutin, perkembangan tanaman dapat diketahui sejak dini sehingga setiap kendala dapat segera ditangani. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi menciptakan sektor pertanian yang lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing.
Polsek Lubuk Dalam menegaskan akan terus mendukung berbagai program pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan, melalui pendampingan, monitoring, serta penguatan sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, program ini tidak hanya menghasilkan panen yang melimpah, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.
(Adek Ciput)
![]()





































