Lingga, Kepri – Menyimak dan Menggaris bawahi atas pemberitaan media ini pada edisi kamis (16/03/23) semalam, yang bertajuk “Perlunya Sosialisasi BPJS Kesehatan, Masyarakat Harus Tau Apa Itu BPJS Kesehatan?” telah memancing Zulkarnaen,S.Pd.i selaku Ketua AJOI DPC Kabupaten Lingga berbicara lantang “Kalau kita mau bicara jujur, dari kaca mata kita selaku insan pers, dapat kita menyaksikan, segudang persoalan yang terjadi negeri Bumi Bunda Tanah Melayu ini, menjadi PR besar bagi Pemkab Lingga untuk segera menuntaskan polimik yang ada” imbuh Zulkarnaen, Jum’at (17/03/2023) pagi.
CAHAYANEWSKEPRI.COM – “Terlalu banyak tulisan kita dalam melakukan fungsi kontrol, dibilang kita terlalu usil, seharusnya mereka itu harus sadar dan bisa menghargai kita yang berperan sebagai fungsi kontrol sosial, dan lagi pula kita ini sebagai mitra kerja mereka dalam memberikan informasi”.
Kesadaran itu sepertinya tidak dimiliki oleh mereka, terkesan mengedepankan egosentrisme yang mereka miliki, justru itulah maka lahirlah sikap apathisme itu, mereka mengkritik fungsi kontrol sosial kita, tapi mereka tidak bisa memberikan alasan dari kritikan mereka itu, ini pandangan yang sudah terbalik”.
“Saya mengutip pemberitaan media rekan kita Globaldrafnews.com terhadap kinerja BPJS Kabupaten Lingga, tentang kurangnya sosialisasi BPJS Kesehatan kepada masyarakat, itu ungkapan yang dapat dibenarkan 100%”.
“Memang sepengetahuan saya sejak memimpin AJOI ini sudah lebih 2 (dua) tahun, tidak pernah saya mendengar dan apalagi melihat pihak BPJS Kesehatan Lingga ini melakukan sosialisasi, singkatnya saya katakan Tidak Pernah” pungkas Zulkarnaen yang akrab disapa dengan panggilan Bang Joy sehariannya itu.
Lengkapnya lagi, Bang Joy menuturkan “Sering betul saya mendengar keluh kesah para pasien BPJS yang terjadi di Puskesmas atau di RSUD itu, katanya mereka kurang mendapat pelayanan yang baiklah dengan dalih ada kesan karena mereka berobat gratis, dengan menggunakan KIS (Kartu Indonesia Sehat)”.

“Siapa bilang mereka berobat di Puskesmas atau RSUD itu gratis? itu bukan gratis dari Puskesmas atau RSUD Bung, itu berobat dibayar Pemerintah Daerah kita ini melalui kerjasama dengan BPJS Kabupaten Lingga ini, kalau dulu Programnya kita kenal dengan nama JKL (Jaminan Kesehatan Lingga) yang notabenenya dikelola oleh Diskes Kabupaten ini sendiri, tetapi sekarang karena ada lembaga BPJS yang dibentuk Presiden, maka dikelolalah oleh mereka yang namanya BPJS itu, biar masyarakat tau, pihak Puskesmas atau RSUD itu melayani pasien itu tidak gratis, mereka dibayar, hanya saja melalui pundi-pundi Pemkab yang dititipkan di kantong bajunya BPJS itu”.
“Hanya saja terkesan pihak BPJS yang diamanahkan menjalankan tugas melayani masyarakat untuk urusan kesehatan ini terkesan tidak amanah, mereka terkesan menutup diri, sampai-sampai mereka terkesan kurang melakukan sosialisasi, bahkan tidak pernah sama sekali melakukan sosialisasi dengan memaparkan dihadapan masyarakat menerima KIS itu, sehingga masyarakat buta pengetahuan tentang program KIS itu”.
Ditambah lagi, “Seharusnya pihak BPJS itu harus menyediakan Pos pelayanan mereka di Puskesmas atau RSUD yang melayani program BPJS Kesehatan itu, mereka harus pantau dan harus menggiring masyarakat penerima manfaat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) itu dalam menerima layanan kesehatan di Puskesmas maupun RSUD yang ada”.
“Namun sejauh ini, saya tidak pernah melihat ada didirikan Pos Pelayanan BPJS Kesehatan di Puskesmas maupun di RSUD yang ada di Lingga ini, apakah ini ada kesan untuk menutup-nutupi dari masyarakat agar jangan sampai masyarakat memahami program ini, dan apakah pihak BPJS jadi senang jika ada penerima manfaat KIS itu tersebut mengambil jalan pintas demi malas repot-repot, sehingga memilih jalan pintas dengan mengambil jalan berobat dengan jalur umum yang harus bayar, sehingga BPJS tidak perlu repot-repot melayani tagihan dari pihak Puskesmas atau RSUD itu?”.
“Kalau memang dugaan ini benar, wah sudah kacau sistem yang dibangun ini, lebih baik kembali saja dengan sistem lama yang menggunakan program JKL (Jaminan Kesehatan Lingga) seperti beberapa tahun silam itu, dan lagi pula pelayanannya mudah tidak seribet yang dikelola BPJS Lingga saat ini”.
“Selaku orang yang diamanahkan teman-teman wartawan untuk memegang stering Organisasi AJO Indonesia DPC Lingga ini, saya menghimbau kepada BPJS Kesehatan Lingga ini, laksanakanlah kinerja kalian sebaik-baiknya, lakukanlah sosialisasi kemasyarakat, agar masyarakat terlayani, dan satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya diperhatikan, mohon bukalah Pos pelayanan BPJS di Puskesmas dan RSUD yang ada, agar masyarakat mudah berkoordinasi dalam pelayanan Kesehatan yang dimaksud itu, petugas BPJS harua tanggap, harus respon terhadap kepentingan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan berobat yang baik, jangan sampai melahirkan sikap petugas kesehatan di Puskesmas dan RSUD memberikan pelayan yang kurang maksimal, disebabkan dengan dalih karena masyarakat itu berobat gratis, jadi membuka peluang akan timbul bahasa, Kalian disini berobatnya gratis jadi paham-pahamlah jika kami kurang memberikan pelayanan”.
“Ya semoga saja dengan fungsi kontrol sosial yang kami lakukan ini, dapat mencerahkan sistem pelayanan di BPJS Kesehatan Kabupaten Lingga ini agar lebih baik lagi, harapan kami semua,BPJS Jangan Hanya Megah di Kantor Saja, BPJS Juga Harus Megah Dilingkungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat” imbuh Joy.
Pewarta : cahayanewskepri.com : Suryadi Hamzah.
“
![]()






































