Muara Enim – Belum selesai masalah kelangkaan gas, timbul masalah baru, ada indikasi permainan pada pengisian tabung gas elpiji 3 Kg yang dipasarkan Di Kabupaten Muara Enim. Hal tersebut terlihat jelas dengan pembuktian dengan menimbang tabung gas 3KG yang kosong dengan yang ada isi.
CAHAYANEWSKEPRI.COM – Diketahui bahwa tabung gas 3 Kg yang kosong beratnya 5 Kg sedangkan yang sudah ada isi berjumlah 8 Kg, Akan tetapi ada tabung gas yang telah berisi beratnya hanya 6 Kg. Hal ini diduga ada permainan dalam pengisian tabung gas elpiji 3 Kg ada apa.
Salah satu laporan masyarakat atas nama agus mengatakan dirinya sangat terbebani dengan adanya permainan tabung gas ini soalnya banyak masyarakat yang dirugikan karena hanya berisi 1 Kg.
“Berarti selama ini banyak masyarakat yang dirugikan terkait pengisian elpiji 3 Kg ini,” Ucapnya.
Terpisah, Doni selaku toko pemuda langsung konfirmasi ke tempat pengisian tabung gas Elpiji 3 Kg PT.Pelita Sriwijaya Sejahtera yang beralamat diDesa Muara Lawai.
“Kita langsung konfirmasi hal tersebut kepada supervesor Anton dan menurut anton dirinya akan mengkonfirmasi dahulu kepada pimpinan pak Heri. Dan setelah pimpinan ditelpon. Heri mengatakan, dirinya mengatakan bahwa media dan ormas dilarang untuk menimbang gas yang sudah terisi dan harus konfirmasi terlebih dahulu kepada Kapolres Muara Enim dan Kapolda Sumatera Selatan,” imbuh Doni menirutkan ucapan Pimpinan tersebut. Senin,(7/2/2022).
Terpisah, salah satu aktivis Muara Enim Awi Asnawi mengatakan, dirinya meminta usut tuntas masalah ini.
“Usut tuntas, jangan asal mencatut nama kepolisian,” ujarnya
Berdasarkan kan peraturan menteri perdagangan yang bunyinya batas yang diizinkan sebagai berikut :
1. Tabung LPG 3 Kg (3.000 gram). * 1,5 % x .000 gram = 45 gram
2. Tabung LPG 12 kg (12.000 gram). *150 gram
3. Tabung LPG 50 kg (50.000 gram).* 1% x 50.000 gram = 500 gram.
Berdasarkan peraturan Menteri Perdagangan bahwa pengisi gas LPJ 3 Kg Di PT. Pelita Sriwijaya Sejahtera tidak sesuai dengan peraturan. Dan terlebih lagi pihak pimpinan PT tersebut mengkaitkan nama oknum Kapolres dan kapolda.
Sumber rilis : (tim/_red).
![]()







































