AGAM, (CNK) – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Lasi, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, lumpuh total pada Selasa (3/11/2026). Sebanyak 20 orang petugas medis yang dijadwalkan piket pagi kompak melakukan aksi mogok kerja, meninggalkan loket pendaftaran dan ruang pemeriksaan dalam kondisi kosong.
Akibat aksi mogok ini, puluhan warga yang sudah datang sejak pagi untuk berobat telanjur kecewa dan terpaksa pulang tanpa mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi ini dipicu oleh akumulasi konflik internal dan ketidakpuasan mendalam, para staf terhadap gaya kepemimpinan Kepala Puskesmas Lasi, Rita Oktavia.
Anggota DPRD Kabupaten Agam, Ais Bakhri, membenarkan adanya gejolak tersebut. Ia mengungkapkan bahwa para pegawai sebenarnya sudah melayangkan dokumen aspirasi tertulis berisi belasan poin keberatan kepada Komisi IV DPRD Agam sejak 9 Oktober 2026 lalu.
Ada sekitar 15 poin tuntutan yang disampaikan. Intinya, para pegawai merasa tidak nyaman dengan tata kelola manajemen di bawah kepemimpinan Kepala Puskesmas saat ini,” ujar Ais Bakhri kepada awak media.
Beberapa poin krusial yang dituntut oleh para staf medis antara lain,
Dugaan Kepemimpinan Otoriter: Gaya komunikasi dan kebijakan Kepala Puskesmas dinilai sewenang-wenang dan menciptakan lingkungan kerja yang tidak kondusif.
Hak Jasa Medis yang Hilang: Para pegawai mengeluhkan hilangnya hak insentif jasa medis akibat adanya dugaan kesalahan input data manajemen keuangan.
Operasional Ambulans Dibatasi: Adanya kebijakan internal yang mempersulit penggunaan mobil ambulans untuk kebutuhan darurat pasien.
Merespons kelumpuhan layanan publik ini, Pemerintah Kabupaten Agam bergerak cepat.
“Dinas Kesehatan Kabupaten Agam bersama Penjabat (Pj) Bupati Agam langsung turun ke lapangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus menggelar mediasi darurat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kesehatan tengah memanggil perwakilan pegawai dan Kepala Puskesmas untuk menyelesaikan kemelut manajemen ini. Sementara itu, untuk mengantisipasi kekosongan layanan bagi masyarakat setempat, pemenuhan tenaga medis sementara dibantu oleh personel dari puskesmas terdekat. (Citra Jaya_Wis).
![]()



































