Lingga, Kepri – Dalam kiat melakukan investigasi untuk bahan pemberitaan dimedia ini, kami melakukan peninjauan diwilayah Kecamatan Singkep Selatan, tepatnya diwilayah Desa Resang dan Desa Marok Kecil Kecamatan Singkep Selatan.
CAHAYANEWSKEPRI.COM – Dalam kiat investigasi yang kami laksanakan, ada beberapa hal yang kami temui, selain persoalan kebutuhan akan halte didepan SMPN 001 Singkep Selatan yang dipandang penting untuk dibangun Pemda Lingga, ternyata ada juga hal yang jadi sorotan kami, yang nampaknya perlu perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lingga maupun Provinsi Kepri.
Yaitu ada beberapa bangunan jembatan jalan poros dan jalan penghubung desa yang kondisinya sudah dapat digolongkan sudah sangat memprihatinkan (sudah lapuk dan bahan kontruksinya rusak berat).
Jembatan-jembatan tersebut diantaranya, 2 (dua) unit yang berada dijalan poros menuju Pemukiman warga masyarakat Desa Resang, dan 1 (satu) unit Jembatan yang berada dijalan poros menuju pemukiman warga masyarakat Desa Marok Kecil.

Dan yang lebih serius lagi dalam fungsi pelayanannya, ketiga unit jembatan yang terletak dijalan poros Kecamatan Singkep Selatan itu, merupakan akses satu-satunya sebagai sarana alur bolak balik transportasi masyarakat sehariannya, karena jalan tersebut bukan merupakan jalan alternatif tetapi sebagai jalan poros, yang seyogyanya jalan itu digunakan masyarakat sebagai sarana berlalu lalang dalam segala bidang.
Yang jelas jalan poros Kecamatan Singkep Selatan itu setiap harinya, selain digunakan oleh masyarakat umum, juga digunakan oleh Pegawai Kecamatan dan para tenaga pengajar disekolah-sekolah yang ada di Kecamatan tersebut, dan jalan itu juga sebagai jalan untuk menunjang perekonomian daerah Kecamatan Singkep Selatan, artinya akses jalan poros Kecamatan Singkep Selatan itu merupakan akses vital dalam segala kebutuhan masyarakat.
Jadi dengan kondisi fisik ketiga unit jembatan yang dinilai sudah sangat uzur itu, nampaknya Pemerintah Kabupaten Lingga maupun Pemerintah Provinsi Kepri harus lebih serius dan lebih fokus untuk upaya perbaikan atau upaya pembangunan jembatan baru dalam bentuk jembatan beton, tidak seperti kondisi saat ini, kontruksi bangunannya masih terdiri dari bahan kayu (tidak eranya lagi bro).
Namun publik juga perlu tau, Pemdes Resang dan juga Pemdes Marok Kecil, melalui Pemerintahan Kecamatan Singkep Selatan sudah mengajukan usulan beberapa kali untuk pembangunan sarana jembatan tersebut kepada Pemda setempat didalam setiap Musrenbang, termasuk Musrenbang tahun 2023 ini, pihak desa sudah sering mengusulkan agar dilakukan pemugaran total terhadap jembatan-jembatan tersebut, demikian juga di tahun ini sudah diusulkan, semoga untuk tahun ini usulan tersebut dapat diakomodir Pemda Lingga maupun Pemprov Kepri.
Menanggapi hal usulan Jembatan yang dimaksud, beberapa hari yang lalu, Encek Dodi selaku Camat Singkep Selatan menjelaskan “Jembatan yang berada dijalan poros Kecamatan Singkep Selatan saat ini memang kondisinya sangat memperihatinkan, kami sudah sampaikan kepada Pemda Lingga tentang kondisinya itu, dan juga sudah kami masukkan dalam usulan pembangunannya pada Musrenbang Tingkat Kabupaten Lingga tahun 2023 baru-baru tadi, sudah kami bahas secara mendetil akan kondisi dan kebutuhan akan jembatan tersebut sebagai akses vital dalam pelayanan transportasi diwilayah Singkep Selatan itu, apalagi jalan poros kecamatan itu sebagai satu-satunya akses jalan untuk menunjang perputaran perekonomian di Singkep Selatan itu dan semoga untuk pembangunan jembatan tersebut dapat terakomodir dengan baik sesuai yang kita harapkan,aamiin” sebut Dodi menerangkan.

Pewarta : Suryadi Hamzah
![]()







































